Suamiyang sering menghina istri merupakan potret atau tipe suami terburuk dalam Islam. Dinukil dari kitab "Aswaul Azwaj", karya Abdullah al-Ju'aitsan atau dalam edisi Bahasa Indonesia : 'Perilaku Buruk yang Harus Dihindari Suami' dijelaskan tipe suami terburuk meski tidak mutlak, adalah suami yang gemar menghina istri -nya. Iniartinya Anda akan mengalami nasib yang buruk atau baik, tergantung dari akhir mimpi tersebut apakah bahagia atau justru sebaliknya. Jika seorang suami menceraikan istrinya dan kembali kepada mantan, itu bisa jadi pertanda akan ada perpisahan. Baik lambat maupun cepat, perpisahan tersebut akan terjadi. Berikutsepuluh tugas suami dalam interaksi dengan istri, yang hendaknya selalu diupayakan dalam kehidupan nyata. 1.Menjadi Suami yang Penuh Pengertian terhadap Istri. Para istri sangat mengharapkan sosok suami yang penuh pengertian. Suami yang memahami kondisi dirinya, suami yang mampu menerima istri apa adanya, suami yang memberikan dukungan Sayarasa, meletakan rezeki suami sebagai tanggung jawab istri semata, adalah sebuah alasan untuk menghindari niat mengubah kebiasaan buruk. Terlebih, bagaimana bisa mengharapkan istri mendoakan suami dengan baik, ketika istrinya merasa tidak nyaman bahkan merasa terdzalimi oleh sikap suaminya? Perceraianadalah sebuah peristiwa dari penyesuaian perkawinan yang buruk, dan dapat terjadi apabila antara suami dan istri sudah tidak bisalagi mencari solusi penyelesaian masalah yang dapat memuaskan kedua belah pihak, sehingga putusnya suatu hubungan pernikahan. Saat ini, perceraian dalam sebuah pernikahan sudah tidak lagi menjadi aib atau sesuatu yang dianggap tabu di lingkungan masyarakat 9Rekening bank. Seorang psikiater mengatakan, banyak istri yang mempunyai rekening rahasia yang tidak diketahui suami, alasannya, sebagai trik yang diajarkan turun temurun oleh sang ibu. Untuk sebagian orang, ini merupakan suatu bantuan darurat di kala sebuah hubungan tidak berjalan lancar. Namun jika kelak diketahui oleh suami, mungkin ia Sungguhkamu harus tahu, bahwa sesungguhnya baik tidaknya seorang istri itu tergantung suami, jika kamu sebagai suami mampu memperbaiki maka pasti istrimu akan menjadi baik. Susah karena memang sudah tabi'atnya yang demikian? tidak ada yang susah jika ikhtiarmu selalu cukup dengan Allah, karena yang memegang kendali atas dia adalah Allah. Dalamkehidupan sehari-hari, suami wajib berbicara dan berkelakuan baik terhadap istri. Hal ini sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW yang senantiasa memperlakukan keluarganya dengan baik dan bersikap lemah lembut. Menjaga Kehormatan Istri. Kewajiban suami menurut Alquran dan Hadits selanjutnya, yaitu menjaga kehormatan istri. Kaliini kami akan berbincang-bincang tentang komunikasi suami dan istri. Kami percaya acara ini pasti akan bermanfaat bagi kita sekalian. Dari studio kami mengucapkan selamat mengikuti. ( 1) GS : Pak Paul, kita memang menyadari bahwa salah satu bagian di dalam kehidupan suami-istri atau hubungan pernikahan adalah komunikasi. BaikBuruknya Istri Tergantung Suami. . . Ikuti Akun Media Imam Syuhada Official : Instagram Facebook Danmerujuk pada sebuah ayat Al-Qur'an yang kurang lebih artinya arti bahwa jika suami dan istri cerai, Tuhan akan membuat masing-masing menjadi lebih mandiri oleh karunia-Nya. Bagi umat Islam, ada tiga jenis talak, karena seorang pria dapat mentalak istri, sampai tiga kali saja, jika sudah mentalak sampai tigakali maka istri tersebut sudah Berikutbeberapa sikap buruk suami yang jika sering dilakukan bisa menghancurkan pernikahan. 1. Bicara kasar. Entah disengaja maupun tidak, namun cara bicara yang kasar, terlebih sampai memaki, bisa menyakiti perasaan istri. Ini adalah salah satu bentuk kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dalam bentuk verbal. 2. Sebenarnya itu tergantung Anda dan suami Anda sebagai orang Kristen dalam menjalani hubungan Anda dengan Kristus dan bagaimana masing-masing dari Anda dapat menjalankan peran masing-masing untuk dapat saling memenuhi keinginan dan kebutuhan. Anda dapat menjadi istri yang luar biasa dan memuliakan Tuhan dalam keluarga yang sudah Anda bentuk 5 Melepaskan Usaha yang Sudah Dibangun. Mimpi istri meninggal menjadi pertanda bahwa si pemimpi harus melepaskan usaha yang sudah dijalankan. Jika tidak, usaha tersebut hanya akan akan membuang-buang energi, waktu, dan uang. Ia tidak akan menerima apa pun selain kekecewaan sebagai balasannya. Membangunrumah tangga harus mempunyai tujuan yang jelas, jangan hanya sebatas ingin dan cinta semata. Terutama untuk seorang laki-laki, karena laki-laki ada 7irE3Rx. Tidak ada manusia yang sempurna. Setiap orang pasti pernah berbuat salah, termasuk istri Anda. Untuk menghadapinya tentunya Anda harus mempraktekan cara mengatasi masalah rumah tangga secara islami. Yakni dengan menasehatinya secara baik-baik dan bertutur kata lembut. Sebab pada dasarnya wanita itu lemah. Ia tercipta dari tulang rusuk yang bengkok maka seorang suami harus bisa melindunginya. Rasulullah shalallahu alahi wasallam bersabda“Berbuat baiklah kepada wanita, karena sesungguhnya mereka diciptakan dari tulang rusuk, dan sesungguhnya tulang rusuk yang paling bengkok adalah yang paling atas. Maka sikapilah para wanita dengan baik.” HR al-BukhariMeskipun islam telah menjelaskan secara lengkap tata cara berperilaku terhadap istri yang baik, namun tetap saja sebagian orang mengabaikannya. Seorang pria yang terbawa emosi terkadang khilaf lalu menghina istrinya bahkan bermain tangan. Nah, kira-kira bagaimana sih hukum suami menghina istri dalam islam? Berikut ulasan lengkapnya!Islam tidak pernah mengajarkan manusia untuk berkisap saling menghina. Sebaliknya, manusia dianjurkan untuk bisa bertutur kata yang baik. Apabila tidak sanggup maka harusnya diam. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir maka hendaklah ia berkata baik atau hendaklah ia diam.” HR. Al-Bukhari dan MuslimBegitupun dengan sikap suami terhadap istrinya. Tidak boleh suami mengina atau berkata keji kepada istri-istri mereka. Terlebih lagi memukul maka hukumnya haram. Rasulullah mencontohkan untuk berbuat baik terhadap istri. Sebab istri adalah pententram hati. Dialah ibu rumah tangga dalam Islam yang bekerja membersihkan rumah, memasak, mengurusi anak, dan menyiapkan segala kebutuhan rumah tangga. Kalaupun istri punya sedikit kekurangan maka kewajiban suami terhadap istri dalam Islam harus menerimanya. Atau paling tidak menasehatinya dengan cara lembut. Ingatlah perjuangan istri saat mengandung dan melahirkan bayi. Dia bertaruh antara hidup dan mati. Maka sudah tentu suami menghargai semua Abu Hurairah radhiyallaahu anhu bahwasahnya Rasulullah shallallaahu alaihi wa sallam bersabda“Tidak boleh seorang mukmin menjelekkan seorang mukminah. Jika ia membenci satu akhlak darinya maka ia ridha darinya dari sisi yang lain.” HR. MuslimDalil-Dalil yang Memerintahkan Suami Berbuat Baik Kepada IstriTerdapat banyak dalil yang memaparkan tentang perintah agar suami berbuat baik kepada istri. Diantaranya yakni“Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap istrinya, dan aku adalah orang yang paling baik terhadap istriku” HR. At-Tirmidzi“Barang siapa menggembirakan hati istrinya, maka seakan-akan ia menangis takut kepada Allah. Barang siapa menangis karena takut kepada Allah, maka Allah mengharamkan tubuhnya masuk neraka. Sesungguhnya ketika suami istri saling memperhatikan, maka Allah akan memperhatikan mereka berdua dengan penuh rahmat. Saat suami memegang telapak tangan istri, maka bergugurlah dosa-dosa suami istri itu lewat sela-sela jari mereka.” Diriwayatkan dari Maisarah bin Ali“Dan pergaulilah istrimu-istrimu dengan baik. Lalu, jika kamu tidak menyukai mereka, maka bersabarlah karena mungkin engkau tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.” QS. An-Nisa’ 19“Laki-laki suami itu pelindung bagi perempuan isteri, karena Allah telah melebihkan sebagian mereka laki-laki atas sebagian yang lain perempuan, dan karena mereka laki-laki telah memberikan nafkah dan hartanya. Maka perempuan-perempuan yang shalih adalah mereka yang taat kepada Allah dan menjaga diri ketika suami-nya tidak ada, karena Allah telah menjaga mereka. Perempuan-perempuan yang kamu khawatirkan akan nusyuz[1] , hendaklah kamu beri nasihat kepada mereka, tinggalkanlah mereka di tempat tidur pisah ranjang, dan kalau perlu pukullah mereka. Tetapi jika mereka mentaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari alasan untuk menyusahkannya. Sungguh, Allah Mahatinggi, Mahabesar.” QS. An-Nisaa’ 34“Orang-orang yang menyakiti mu’min laki-laki dan mu’min perempuan tanpa perbuatan yang mereka lakukan, Maka sesungguhnya mereka telah menanggung kebohongan dan dosa yang nyata.”QS. Al-Ahzab 84“Maka disebabkan rahmat dari Allah lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka, sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu.” Qs. Ali Imran 159Cara Suami Memperlakukan Istri yang BersalahKetika seorang pria menikahi wanita, maka sejak saat itu dia bertanggung jawab penuh terhadap wanita tersebut. Segala kebaikan dan keburukan wanita itu harus bisa diterima. Suami berkewajiban untuk meluruskan agama sang istri. kewajiban wanita setelah menikah juga harus mematuhi istri berbuat salah, maka islam mengajarkan terdapat 3 hal yang harus dilakukan. Yakni pertama dinasehati, pisah ranjang dan dipukul dengan pukulan yang lembut. Sebagaimana firman Allah Ta’ala dalam Al-Quran“Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya maka nasehatilah maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di termpat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka mentaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar. Dan jika kamu khawatir ada persengketaan antara keduanya, maka kirimlah seorang hakam dari keluarga laki-laki dan seorang hakam dan seorang hakam dari keluarga perempuan. Jika kedua orang hakam itu bermaksud mengadakan perbaikan niscaya Allah memberi taufik kepada suami isteri itu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” Nisa’ 34-35.DidoakanSaat istri marah maka sebaiknya jangan dibalas dengan amarah. Sebaliknya, cobalah berlaku lemah lembut. Peluklah dia. Lalu pegang ubun-ubunnya dan berdoalah“Ya Allah, aku memohon kebaikannya dan kebaikan tabiatnya yang ia bawa. Dan aku berlindung dari kejelekannya dan kejelekan tabiat yang dibawanya.” HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, Al-Hakim dan Al-BaihaqiMenasehatiTindakan berikutnya yang harus dilakukan saat istri berbuat salah maka suami wajib menasehatinya. Menasehati bukan berarti menggurui. Namun berbagi ilmu tentang agama dengan cara yang baik. Anda bisa mengajak istri duduk berdua. Lalu ceritakan tentang hadist atau ayat-ayat Al-Quran yang berkaitan dengan akhlak atau Shallallahu alaihi wa sallam bersabda “Barangsiapa menahan amarah padahal ia mampu melakukannya, pada hari Kiamat Allah k akan memanggilnya di hadapan seluruh makhluk, kemudian Allah menyuruhnya untuk memilih bidadari yang ia sukai.” Dawud, Tirmidzi, dan Ibu Majah“Jangan kamu marah, maka kamu akan masuk Surga.” HR. At-ThabraniMemboikot Hajr dengan Cara Pisah RanjangApabila nasehat masih tidak membuahkan hasil, maka suami bisa melakukan pisah ranjang selama beberapa hari. Misalnya saja Anda tidur di ruangan lain. Namun jangan perlakukan istri Anda dengan buruk. Menurut ulama, untuk perbuatan hajr tidak boleh dari 3 hari. Sebagaimana hadist Nabi Muhammad shallallaahu alaihi wa sallam bersabda“Tidak halal bagi seorang muslim melakukan hajr boikot dengan tidak mengajak bicara lebih dari tiga hari” HR. Bukhari.Memukul Tanpa MelukaiApabila cara-cara diatas tidak bisa mengubah sikap istri, maka suami diperbolehkan memukul istri. Dengan syarat pukulan tersebut tidak boleh meninggalkan bekas luka. Rasulullah shallallaahu alaihi wa sallam bersabda“Kewajiban istri bagi kalian adalah tidak boleh permadani kalian ditempati oleh seorang pun yang kalian tidak sukai. Jika mereka melakukan demikian, pukullah mereka dengan pukulan yang tidak membekas” HR. Muslim.Para fuqaha berpendapat bahwa dalam memukul istri tentunya ada batasan-batasan yang wajib diikuti. DiantaranyaTidak boleh memukul dengan tongkat, tapi cukup dengan tangan, kayu siwak atau sapu tangan yang digulungPukulan tidak boleh mengakibatkan luka atau cederaPukulan tidak boleh dilakukan secara membabi buta ataupun menyiksaPukulan hanya dimaksudkan untuk sekedar memberi pelajaran, bukan menuruti hawa nafsu dan amarahPukulan tidak boleh membekas “Kewajiban istri bagi kalian adalah tidak boleh permadani kalian ditempati oleh seorang pun yang kalian tidak sukai. Jika mereka melakukan demikian, pukullah mereka dengan pukulan yang tidak membekas” HR. Muslim.Tidak boleh lebih dari 10 kali pukulan “Janganlah mencabuk lebih dari sepuluh cambukan kecuali dalam had dari aturan Allah” HR. Bukhari dan MuslimTidak boleh memukul di wajah “Dan janganlah engkau memukul istrimu di wajahnya” HR. Abu DaudNabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam bersabda “Aku tidaklah pernah sama sekali melihat Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam memukul pembantu, begitu pula memukul istrinya. Beliau tidaklah pernah memukul sesuatu dengan tangannya kecuali dalam jihad berperang di jalan Allah”. HR. AhmadSebaiknya Hindari MemukulMeskipun perbuatan memukul istri diperbolehkan, namun tetap saja sebaiknya lagi jika istri telah bertaubat maka hendaknya suami memaafkannya. Sebagaimana firman Allah Ta’ala“Dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka mentaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar” QS. An Nisa’ 34.Dari Abdullah bin Jam’ah bahwasanya ia telah mendengar Nabi shallallaahu alaihi wa sallam bersabda “ Bagaimana mungkin seseorang di antara kalian sengaja mencambuk isterinya sebagaimana ia mencambuk budaknya, lalu ia menyetubuhinya di sore harinya?” HR. Muslim, Bukhari dan Tirmidzi“Sesungguhnya mereka itu yang suka memukul isterinya bukan orang yang baik di antara kamu.” DawudDari penjelasan diatas, kita bisa menarik kesimpulan bahwa hukum suami menghina istri dalam islam adalah tidak diperbolehkan. Seseorang yang baik adalah mereka yang mampu memaafkan dan menjaga ucapannya. Dengan demikian rumah tangga bisa menjadi keluarga sakinah dalam Islam, keluarga harmonis menurut Islam, keluarga sakinah, mawaddah, warahmah. Demikian info mengenai hukum suami menghina istri dalam islam. Semoga bermanfaat. ANDA suami seperti apa? Maka seperti itulah istri Anda, sebab istri adalah gambaran dari seorang suami. Sebaiknya jangan selalu mengeluhkan keadaan karena istri anda tidak seperti yang anda harapkan. Toh, pada dasarnya tidak ada manusia yang sempurna. Bijaksanalah dalam menghadapi kekurangan istri dan istri juga akan menerima kekurangan suami. Perlakukanlah istri anda dengan tegas dan lembut. Berikut cerita seseorang yang mengisahkan temannya sendiri yang dikutip dari laman seduhkopi Seorang teman merasa istrinya semakin lama semakin egois dan kasar. Karena itu, mereka bertengkar setiap hari. Akhirnya teman saya memiliki selingkuhan karena merasa sudah tidak nyaman berada di rumah. Tak lama setelah itu, mereka bercerai dan sang suami menikah lagi dengan selingkuhannya. Sang mantan istri pun tak lama kemudian menikah lagi. Pernikahan baru keduanya masing masing berjalan dengan sangat lancar. Setelah beberapa bulan menikah, istri baru dari teman saya semakin lama kelembutannya semakin pudar. Rumah tangga mereka berakhir sama seperti yang dulu, sering terjadi pertengkaran. Istri barunya bahkan tidak mau mengerjakan pekerjaan rumah, teman saya terpaksa membersihkan rumah sendiri. Teman saya merasa nasibnya dia tidak baik, mengapa ia selalu memilih istri yang kurang baik, setiap hari ia mengeluh. Sampai suatu hari, di suatu acara makan malam ia secara kebetulan bertemu dengan suami baru mantan istrinya. Pada awalnya kedua lelaki ini tidak berbicara apa apa, tetapi setelah saling menyapa merekapun minum bersama. Akhirnya teman saya tak bisa menahan diri lagi dan bertanya bagaimana keadaan rumah tangga mereka. Suami baru mantan istrinya ini tidak tampan, tetapi sangat teliti dalam berbicara. Ia berkata, "Istri saya adalah wanita yang sangat hebat, sangat perhatian dan lembut, ia mengerjakan seluruh pekerjaan rumah tanpa mengeluh. Juga sangat menyayangi saya, ia selalu bersikap baik ke orangtua, saudara, dan teman-teman saya. Saatnya jujur dia akan jujur, saatnya butuh perhatian, dia akan memberi perhatian penuh. Wanita seperti ini, sudah sedikit sekali." Setelah mendengar pernyataan suami dari mantan istrinya, teman saya merasa bingung, dan berpikir, "apa dia memang sebaik itu?. Mengapa dulu saya sama sekali tidak menyadarinya?. Pasti semua itu cuma omong kosong suami barunya untuk membuat saya bingung," dalam benaknya. Tak lama kemudian, kebetulan sekali, teman saya pergi berbelanja ke supermarket dan melihat mantan istri dan suami barunya sedang berbelanja. Ia membuntutinya dan memperhatikan, akhirnya ia menyadari pasangan itu benar-benar bahagia. Kebahagian itu bisa ia lihat dari senyuman mantan istrinya yang selalu bermekaran. Juga bisa dilihat dari pelukan lembut yang diberikan oleh lelaki itu di sampingnya itu. Sebenarnya, di bermacam situasi, istri berubah menjadi malaikat atau berubah menjadi nenek sihir, semua tergantung pada lelaki. Didetik wanita memutuskan untuk menikah, ia juga memutuskan untuk menjalani hidup dengan baik bersama suaminya. Walaupun dalam pernikahan, kesabaran merupakan suatu kebajikan, tetapi jika ada cinta maka ada toleransi. Saat anda merasa tidak puas dengan istri anda, istri pun tidak peduli lagi. Jadi, jika anda menginginkan wanita baik seperti malaikat, terlebih dahulu perlakukan dia sebagai malaikat. Karena semua wanita di dunia yang sudah menjadi "istri seseorang" memiliki potensi menjadi malaikat. Saat anda bisa melakukannya dengan baik, anda akan menyadari bahwa perubahan sikap anda dapat membentuk sesosok malaikat yang sempurna. Cinta wanita muncul karena kasih sayang pria, Kebencian wanita muncul karena kebohongan pria. Keluhan wanita muncul karena kedinginan pria. Kebahagiaan wanita muncul karena kehangatan pria. Kecantikan wanita muncul karena dimanjakan pria. Kerusakan wanita adalah hutang pria. Ibaratkan Wanita adalah sebuah piano, jika bertemu dengan seorang pianis handal, suara yang dihasilkan adalah lagu kelas dunia, jika dimainkan oleh orang biasa, maka akan menghasilkan lagu pop, tetapi apabila dimainkan oleh orang sembarangan, pasti tidak akan membentuk sebuah lagu. [lnilahcom] loading...Ada beberapa nasihat bagi para suami dalam menghadapi perilaku buruk istri, nasihat tersebut salah satunya adalah mengoreksi diri sendiri. Foto ilustrasi/ist Dalam Islam, suami istri harus memperlakukan pasangannya dengan baik dan memenuhi haknya yang merupakan kewajibannya dengan penuh kerelaan. jika setiap pasangan suami istri melakukan segala kewajibannya masing-masing, maka kehidupan mereka akan bahagia dan keluarganya akan lestari. Sebaliknya salah satu dari pasangan berperilaku buruk, maka kehidupan rumah tangganya jauh dari firman allah Ta'ala berikutوَلَهُنَّ مِثْلُ الَّذِي عَلَيْهِنَّ بِالْمَعْرُوفِ وَلِلرِّجَالِ عَلَيْهِنَّ دَرَجَةٌ“Dan para wanita istri mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma’ruf. Akan tetapi para suami, mempunyai satu tingkatan kelebihan daripada istrinya.” QS. Al-Baqarah/2 228 Baca Juga Menurut Ustadz Muslim Al-Atsari, pengajar di Pondok Pesantren Ibnu Abbas As Salafi, Sragen, jika setiap pasangan suami istri melakukan segala kewajibannya dengan benar, kebahagiaan akan tercipta. Sebaliknya, jika kewajiban itu diabaikan maka akan timbul pertikaian dan kehidupan mereka menjadi tidak tentang masalah istri berperilaku buruk, maka Ustadz Muslim Al-Atsari memberikan saran nasihat bagi para suami beberapa hal berikut ini1. Koreksi diri sendiriHendaklah Anda memperhatikan diri sendiri, apakah Anda sudah melaksanakan hak-hak istri dengan baik, apakah Anda masih melakukan kemaksiatan-kemaksiatan. Bisa jadi istri berperilaku buruk itu ada sebabnya, yaitu dari perbuatan Anda sendiri. Karena musibah-musibah yang menimpa seseorang adalah dari akibat dosa-dosanya. Maka hendaklah koreksi diri, kemudian memperbaikinya. Semoga keadaan itu akan berubah menjadi lebih baik. Allah Ta’ala berfirmanمَّآ أَصَابَكَ مِنْ حَسَنَةٍ فَمِنَ اللهِ وَمَآ أَصَابَكَ مِنْ سَيِّئَةٍ فَمِن نَّفْسِكَ“Apa saja nikmat yang kamu peroleh adalah dari Allah, dan apa saja bencana yang menimpamu, maka dari kesalahan dirimu sendiri.” QS. An-Nisa’/479Imam Qotadah –semoga Allah merahmatinya– mengatakan “sebagai hukuman bagimu wahai anak Adam, disebabkan karena dosamu”. Lihat Tafsir Ibnu Katsir2. Bersikap lembut kepada istriBanyak nash-nash yang memerintahkan berbuat baik kepada istri dan memperhatikan keadaannya. Allah Ta’ala berfirmanوَعَاشِرُوهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ فَإِنْ كَرِهْتُمُوهُنَّ فَعَسَى أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَيَجْعَلَ اللَّهُ فِيهِ خَيْرًا كَثِيرًا“Dan pergaulilah mereka istri-istri dengan cara yang ma’ruf. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, maka bersabarlah karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.” QS. An-Nisa/4 19Termasuk bersikap lembut kepada istri sekali pun istri berperilaku buruk ed-, baik dengan perkataan atau dengan perbuatan. Dan sikap lemah lembut akan membawa kebaikan dengan izin Allah Ta’ عَائِشَةَ، زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ “إِنَّ الرِّفْقَ لَا يَكُونُ فِي شَيْءٍ إِلَّا زَانَهُ، وَلَا يُنْزَعُ مِنْ شَيْءٍ إِلَّا شَانَهُDari Aisyah radhiyallahu anha, istri Nabi shallallahu alaihi wa sallam, dari Nabi shallallahu alaihi wa sallam, beliau bersabda “Tidaklah sifat lemah lembut ada pada sesuatu, kecuali menjadikannya indah. Dan tidaklah sifat lemah lembut dihilangkan dari sesuatu kecuali menjadikannya buruk.” HR. Muslim no. 25943. Mendidik IstriMengharapkan kesempurnaan tanpa cacat pada istri adalah kemustahilan. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda Menjaga pernikahan tetap harmonis agar langgeng memang perlu kerja sama tim yang baik. Baik istri dan suami harus saling menjaga keutuhan rumah tangga, tentunya dengan menghindari sikap-sikap buruk yang bisa menghancurkan pernikahan. Berikut beberapa sikap buruk suami yang jika sering dilakukan bisa menghancurkan pernikahan. 1. Bicara kasar Entah disengaja maupun tidak, tapi cara bicara yang kasar, terlebih sampai memaki, bisa menyakiti perasaan istri. Ini adalah salah satu bentuk kekerasan dalam rumah tangga KDRT dalam bentuk verbal. 2. Tidak menghargai pendapat Walau istri bukan kepala rumah tangga, akan sangat menyenangkan jika suami bisa menghargai pendapat istri. Istri pun berhak untuk didengar, terutama dalam mempertimbangkan pengambilan keputusan terkait kesejahteraan keluarga. 3. Mengekang istri Terlalu membebaskan istri mungkin tidak baik, tapi terlalu mengekangnya juga bisa memberikan dampak negatif. Apa-apa tidak boleh dan semua yang dilakukan istri selalu disalahkan. Kondisi ini potensial memicu pertengkaran besar yang bisa menghancurkan pernikahan. 4. Tidak mau mendengarkan istri Istri diam saja, dibilang tidak bisa menyenangkan suami. Tetapi istri banyak cerita, suami pun ogah mendengarkan. "Seperti bicara dengan tembok!" begitu ujar salah satu Moms yang merasa jarang didengarkan oleh suami. Padahal, saling mendengarkan adalah kunci sukses menjaga pernikahan langgeng. 5. Kerja terus! Mencari nafkah untuk keluarga tercinta memang penting, tapi jangan sampai terlalu fokus pada karier hingga menelantarkan keluarga dong, Dads. Cobalah untuk mencari keseimbangan karier dan keluarga. Dan yang terpenting, jangan membawa pekerjaan ke rumah. 6. Tidak membantu istri Walau Dads telah bekerja seharian di kantor, bukan berarti istri tidak boleh minta bantuan pekerjaan rumah tangga. Sikap saling membantu menjadi kunci rumah tangga tetap harmonis, maka menawarkan bantuan saat istri terlihat sangat lelah bisa membuat hatinya berbunga-bunga lho, Dads! 7. Tidak kompak Dalam mengurus Si Kecil, Moms dan Dads harus kompak di depan anak. Beda prinsip atau pendapat boleh saja dan itu normal terjadi, namun Anda berdua harus kompak saat mengeluarkan pernyataan pada Si Kecil. Jangan sampai anak punya pikiran, "Kalau sama Mama enggak boleh, minta sama Papa aja, deh. Pasti boleh!" 8. Menyimpan rahasia Rahasia adalah hal yang harus dicoret dari kamus pernikahan, karena sebaiknya tidak ada hal yang harus dirahasiakan dari pasangan Anda. Rahasia yang terus tersimpan bagai bom waktu yang bisa merusak pernikahan ketika akhirnya terkuak. Agar tidak terjadi, bersikaplah jujur pada pasangan Anda, seburuk apa pun konsekuensinya. 9. Sering berbohong Sekecil apa pun kebohongan yang dilakukan, efeknya bisa merusak pernikahan dalam jangka panjang. Pasangan bisa kehilangan kepercayaan dan akhirnya sering curiga pada tindak-tanduk yang dilakukan suami. Jika Dads benar-benar mencintai Moms, cobalah untuk mengutamakan kejujuran sepahit apa pun itu. 10. Sering menyalahkan Ketika waktunya mengambil keputusan, Dads bilang "terserah Mama saja." Tetapi jika keputusan yang Moms buat ternyata salah, tanpa ragu-ragu Dads menyalahkan istri. Sekecil apa pun hal yang berjalan tidak sesuai keinginan suami, yang disalahkan pasti istri, tanpa mau mendengarkan penjelasan lebih dalam. Kalau suami hanya tahu menyalahkan, istri mungkin jadi merasa tidak dihargai dan tidak dibimbing dengan baik. 11. Membuka aib istri Mungkin niatnya hanya membuat lelucon ketika sedang kumpul bersama orang-orang terdekat. Namun ketika Dads sering mempermalukan istri di depan umum, terlebih sering membuka aib istri sendiri ke orang lain, maka jangan kaget kalau sikap ini bisa merusak pernikahan Anda. Tidakkah suami istri harus menjaga martabat keluarga? Bukan justru mengumbar aib untuk konsumsi publik. 12. Tidak pernah memuji Ketika istri melakukan hal yang kurang pas di hati suami, tanpa pikir panjang suami langsung menyebutkan kesalahan tersebut. Tetapi ketika istri melakukan hal yang baik, suami tidak pernah memuji. Padahal, hal sederhana seperti pujian suami bisa membuat istri bahagia seharian, lho. 13. Tidak Mengurus Anak Di hari kerja, suami sibuk bekerja. Di akhir pekan, suami sibuk istirahat, hang out dengan teman-temannya, atau bahkan sibuk dengan hobi. Lalu bagaimana dengan mengurus anak? Semuanya diserahkan ke istri. Wah, jangan sampai Dads tidak mencurahkan cukup perhatian pada anak, karena dampaknya bukan hanya ke tumbuh kembang anak, tetapi juga ke pernikahan Anda. 14. Pilih kasih keluarga Kalau untuk keluarga dari pihak suami, semuanya diberikan. Sedangkan untuk keluarga dari pihak istri, ada saja alasan untuk tidak ikut campur. Entah tidak mau ikut ke acara keluarga, tidak perhatian, atau bahkan tidak mau berbagi rezeki dengan keluarga istri. Duh, hal seperti ini jika dibiarkan bisa merusak pernikahan Anda, lho! 15. Selingkuh Sepertinya ini sikap buruk yang sekali saja dilakukan bisa langsung merusak pernikahan. Bersikap bijak dan wajarlah dengan lawan bicara, agar tidak melewati batas dan berakhir menjadi perselingkuhan. Ingat, bukan hanya pasangan Anda yang patah hati dengan perselingkuhan ini, anak-anak dan keluarga besar pun ikut sedih. Efeknya bagi anak pun berjangka panjang lho, Dads! M&B/Tiffany/SW/Foto Freepik

baik buruk istri tergantung suami